kwvwCjc9JlPxMerN0XtrFqINgoPtZhLVJN2mDQFb
© suguhanku. All rights reserved. Developed by Jago Desain

404Something Wrong!

The page you've requested can't be found. Why don't you browse around?

Take me back

Labels

Bookmark

Ka'pu Pantunnu, Sayur khas Sumba Nusa Tenggara Timur

Ka'pu Pantunnu, Sayur khas Sumba: Ka’pu Pantunnu merupakan hidangan tradisional Sumba, Nusa Tenggara Timur. Sampai saat ini, suguhan ini tetap menjadi makanan sehari-hari masyarakat Sumba. Lantas, seperti apa ka’pu pantunnu?

Ka'pu Pantunnu

Pulau Sumba

Indonesia dengan luasnya menampung ratusan ribu pulau dan jutaan kilo perairan laut. Luas tersebut menyimpan berbagai ragam budaya dan adat yang sangat berwarna.

Pulau Sumba adalah salah satunya. Pulau ini terkenal dengan keindahan alamnya, seperti pasir putih pantai Watu Bela, bukit Wairinding, air terjun Waimarang dan masih banyak lagi. Sehingga pulau ini termasuk list obyek wisata traveller setiap akhir tahun.

Selain keindahan alam yang menakjubkan, masyarakat Sumba memiliki adat, situs sejarah, budaya, dan kebiasaan yang unik. Warisan leluhur tersebut dijaga oleh masyarakat Sumba dengan melaksanakan kehidupan tradisionalnya sehari-hari.

Sampai saat ini, kebiasaan mereka seperti upacara adat, rumah adat, tata cara membangun rumah, masih memiliki eksistensi yang cukup kuat. Walaupun zaman modern menggoncang pondasi budaya mereka.

Ka'pu Pantunnu
Sumba dengan keanekaragaman budaya, adat dan keindahan alam

Begitu pula dengan hidangan khas mereka. Di Pulau Sumba, terdapat beberapa hidangan khas tradisional, seperti rumpu rampe, bokosawu nyale, kadepat watara, kaparak, sup ayam waingapu, jagung titi, jawada (kue rambut), jagung catemak, hingga ka’pu pantunnu.

Masakan khas ini menjadi hidangan sehari-hari warga Sumba. Ada pula yang menjadi hidangan khusus untuk acara-acara tertentu. Kali ini, suguhanku telah merangkum informasi mengenai ka’pu pantunnu.

Ka’pu Pantunnu itu Apa?

Ka’pu pantunnu adalah tumisan sayur yang terbuat dari bahan dasar jantung pisang. Sayur ini merupakan makanan khas Sumba, tepatnya kabupaten Sumba Barat. Bagi mereka, sayur ini merupakan sayur yang paling favorit.

Dilansir dari tripsumba, sayur ini sungguh bermakna bagi warna Sumba. Karena, sayur ini adalah kuliner turun-temurun yang memiliki rasa yang berbeda. Karena itu, ibu-ibu Sumba Barat mengusahakan penggunaan jantung pisang sebagai bahan dasar hidangan ini.

Ka'pu Pantunnu

Selain ka’pu pantunnu, terdapat hidangan khas Sumba yang menggunakan jantung pisang, yaitu rumpu rampe. Bedanya, jantung pisang pada rumpu rampe hanya sebagai bahan tambahan bukan bahan utama.

Keunikan ka’pu pantunnu terletak pada aroma wangi segar yang berasal dari potongan daun kemangi. Sedangkan bumbu-bumbunya, didapat dari hasil rempah-rempah yang tersedia di sekitar kediaman mereka.

Para emak-emak biasanya mencari bagian jantung pisang yang dalam. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan bagian yang lembut dan enak.

Bahan yang Digunakan Ka’pu Pantunnu

Pada dasarnya, pembuatan sayur ini menggunakan beberapa bahan dasar, yaitu jantung pisang, sayuran bunga berupa bunga kol atau brokoli.

Ka'pu Pantunnu
Jantung Pisang, bahan baku Ka'pu Pantunnu

Selanjutnya, pembuatan juga membutuhkan bahan lainnya seperti parutan kelapa, daun pepaya, daun singkong hingga minyak goreng untuk proses menumisnya.

Selain itu, pembuatan juga membutuhkan rempah-rempah seperti sayur lainnya. Seperti cabai, bawang merah, daun jeruk dan daun salam. Selain itu, juga terdapat terasi, lada, laos dan serai.

Penambahan bahan lainnya dan rempah-rempah ini bertujuan untuk mendapatkan rasa yang sesuai dengan resep turun-temurun.


Jika sahabat bermaksud untuk membuat sayur ini, berikut team suguhanku telah merangkum resep dan proses pengolahan sayur ka’pu pantunnu.

Cara Membuat Sayur Ka’pu Pantunnu

Pada dasarnya, terdapat dua proses pembuatan sayur ka’pu pantunnu yaitu proses pembakaran dan proses penumisan.

Pertama, membakar jantung pisang terlebih dahulu sebelum ditumis, kemudian memotongnya kecil-kecil. Lalu mencampurnya dengan parutan kelapa yang telah dipanggang dan potongan daun kemangi.

Pada proses pertama tersebut, sahabat akan mendapatkan aroma yang wangi dari kemangi dipadu dengan semerbak wangi jantung pisang bakar dan parutan kelapa.

Ka'pu Pantunnu

Kedua, menumis rempah-rempah di atas sampai setengah matang, kemudian memasukkan  campuran bahan dasar tadi ke dalam tumisan. Lalu, mengaduknya dengan cara oseng-oseng hingga merata.

Bila telah matang, sayur ini sangat cocok disajikan dengan nasi putih atau nasi jagung maupun nasi milu. Karena, sayur ini merupakan sayur pendamping karbohidrat.

Posting Komentar

Posting Komentar